Friday, June 3, 2016

Resleting Yang Hilang

Seven - Suatu ketika di sebuah sekolah dasar. Ada seorang murid laki-laki yang menangis, sebut saja dia Jeki.
Bu Tinah yang sedang melintas dan melihat Jeki sedang menangis kemudian menghampiri si Jeki.
"Kamu kenapa menangis Jeki?" Tanya Bu Tinah dengan ramah.
Bukan menjawab pertanyaan Bu Tinah, Jeki malah menangis semakin keras. Tapi Bu Tinah tetap tenang menghadapinya. Kemudian ditenangkanlah si Jeki.
Setelah Jeki berhenti menangis, Bu Tinah bertanya lagi pada Jeki, "Kamu kenapa menangis Jeki?"
Sambil masih sedikit terisak Jeki menjawab, "Anu Bu, saya kebelet pipis."
"Jeki, kalau kebelet pipis ya ke toilet bukan malah nangis." Kata Bu Tinah merasa bingung dengan tingkah Jeki.
"Enggak bisa pipis Bu! Huaaa..." Jeki menangis lagi dan Bu Tinah tambah bingung.
"Kok enggak bisa pipis kenapa?" Tanya Bu Tinah lagi.
"Anu Bu, itu..." jawab Jeki.
"Anu apa? ada apa sama anu?" Bu Tinah tambah bingung dan penasaran sambil mengusap air mata Jeki yang sudah mulai tenang lagi.
"Resleting Jeki ilang Bu! Huaaa..." Jeki kembali menangis.
Kemudian Bu Tinah memeriksa celana yang dipakai Jeki apakah benar resletingnya hilang, dan alangkah terkejut dan dengan menahan tawa Bu Tinah berkata, "Jeki, resleting kamu tuh enggak ilang! Tapi kamu pakai celananya kebalik. Tuh resletingmu ada di belakang."
Kemudian Jeki meraba-raba celananya dan sambil tertawa dan sedikit meringis Jeki berkata, "Oh iya bener Bu, kebalik saya pakainya. Hehehe.."

Mohon gunakan bahasa yang sopan dan santun. Terimakasih
EmoticonEmoticon